Jayapura, Euforia.id | Pemerintah Kota Jayapura resmi menutup masa tanggap darurat bencana kebakaran yang melanda kawasan Kelurahan Mandala di Dok V Bawah, Kota Jayapura.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo dalam arahannya, memastikan seluruh sisa bantuan logistik segera didistribusikan langsung kepada ratusan kepala keluarga yang terdampak.
Wali Kota menjelaskan, proses tanggap darurat memiliki batas waktu regulasi yang berlaku secara nasional dan dapat diperpanjang maupun diakhiri sesuai situasi di lapangan.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua serta jajaran Forkopimda yang telah mengizinkan warga tetap menempati lokasi sementara di kawasan Mandala hingga situasi mereka berangsur pulih.
”Perjalanan itu kita jalani mulai tanggal 21 Agustus hingga sampai dengan hari ini. Dan hari ini kita untuk tanggap darurat adalah yang terakhir. Hari ini kita akan tutup tanggap daruratnya karena di seluruh Indonesia kalau kejadian-kejadian baik kebakaran, ada bencana alam, dan lain sebagainya, itu prosesnya adalah tanggap darurat bisa diperpanjang, bisa berakhir,” ujar Wali Kota Jayapura.
Berdasarkan data resmi dari Dinas Sosial, musibah kebakaran tersebut berdampak pada 1.401 jiwa dari total 379 kepala keluarga, dengan 125 unit rumah hangus terbakar.
Pemerintah kota memastikan seluruh bantuan logistik yang terkumpul, termasuk tambahan stok 2 ton beras, akan dibagikan secara transparan tanpa ada pemotongan atau pengalihan hak.
Wali Kota juga dengan tegas mengingatkan para pejabat kelurahan dan dinas terkait agar menyalurkan bantuan tersebut secara tepat sasaran kepada para korban yang benar-benar kehilangan tempat tinggal.
“Jadi jangan kasih ke orang lain, Pak Kadis! Kasih sama mereka, karena ini yang kasih ke orang lain ini jadi masalah terus di kelurahan, bagi-salah-salah ini. Maka ini kalau untuk orang yang terdampak, jangan kasih orang lain. Harus kasih sama mereka. Begitu,” tegasnya.

















Komentar ditutup.