Jayapura, Euforia.id | Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran bakal Calon Ketua Umum KONI Provinsi Papua masa bhakti 2026–2030.
Pendaftaran yang berpusat di Sekretariat KONI Papua ini dijadwalkan berlangsung empat hari, terhitung mulai Senin, 1 Juni hingga Kamis, 4 Juni 2026 mendatang.
Ketua TPP KONI Papua, Hengky Sawaki, SE, mengungkapkan bahwa pemadatan waktu pendaftaran ini sengaja dilakukan untuk menyesuaikan dengan agenda KONI Pusat.
“Berdasarkan jadwal, pelantikan ketua umum terpilih akan langsung dilaksanakan oleh KONI Pusat hanya berselang dua jam setelah Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) selesai pada Jumat, 5 Juni 2026,” kata Sawaki.
Selain waktu yang terbatas, para kandidat juga harus memenuhi syarat dukungan yang cukup ketat. Sesuai regulasi organisasi, setiap bakal calon wajib mengantongi minimal 30 persen dukungan sah dari pemilik suara yang aktif.
Rinciannya, kandidat harus menyerahkan minimal 3 dukungan tertulis dari KONI Kabupaten/Kota, serta minimal 18 dukungan tertulis dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabang Olahraga maupun Organisasi Olahraga Fungsional.
Terkait mekanisme teknis, Anggota TPP Otniel Deda menjelaskan bahwa para peminat dapat mengambil langsung berkas pendaftaran di sekretariat untuk kemudian dilengkapi dan dikembalikan paling lambat pada hari terakhir pendaftaran untuk diverifikasi.
“Kelengkapan dokumen wajib meliputi surat permohonan, surat pernyataan kepatuhan pada AD/ART, daftar riwayat hidup, bukti domisili Jayapura, serta sejumlah surat keterangan resmi dari BNN Papua, rumah sakit, dan pengadilan,” paparnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Ayub Woisiri menambahkan, seluruh rangkaian proses ini bermuara pada penetapan ketua umum yang baru yang akan dipilih dalam Musorprov.
Sementara itu, TPP yang beranggotakan lima orang tersebut menjamin akan bekerja secara murni dan objektif berdasarkan mandat aturan organisasi demi melahirkan nakhoda baru olahraga Papua yang sah dan kompeten.













