Jayapura, Euforia.id | Dinas Pendidikan Kabupaten Yalimo berkomitmen memperluas jangkauan layanan pendidikan serta memperkuat mutu tenaga pendidik di daerah pedalaman melalui kelanjutan program kerja sama dengan UNICEF.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Yalimo, Yoteni Wilil, menjelaskan bahwa kemitraan strategis dengan UNICEF Indonesia yang telah terjalin sejak 2024 memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan mutu pengajaran di wilayahnya.
Peningkatan tersebut mencakup mulai dari jenjang pendidikan tingkat PAUD dan Sekolah Dasar (SD).
”Melalui program UNICEF dan Yayasan Nusantara Sejati ini, saya lihat guru-guru banyak yang mereka didik,” ujar Yoteni saat dikonfirmasi, Rabu (4/11/2026).
Ia menambahkan, berdasarkan data evaluasi dan presentasi dari tim UNICEF, capaian mutu pendidikan di Yalimo menunjukkan tren peningkatan positif beberapa persen.
Sebagai langkah konkret, Dinas Pendidikan Kabupaten Yalimo merancang program perluasan TK/PAUD di lima distrik pada tahun 2027 guna mewujudkan pemerataan akses pendidikan.
Sejumlah wilayah yang menjadi prioritas pembukaan layanan baru meliputi Distrik Apalapsili, Distrik Welarek, dan Distrik Benawa, menyusul program serupa yang sebelumnya telah berjalan di Distrik Elelim dan Abenaho.
Selain itu, Yoteni menegaskan pentingnya perpanjangan masa tugas tim UNICEF dan dukungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan hingga periode 2027–2028. Menurutnya, kehadiran program ini sangat krusial untuk mengatasi kendala distribusi tenaga pendidik di daerah terpencil, di mana sebagian guru kerap meninggalkan pos tugas di pedalaman.
”Rencana tahun 2027 ini kalau kerjasama pendidikan dengan UNICEF berlanjut, berarti kami akan turunkan mereka di daerah-daerah pedalaman itu, supaya mereka mendidik anak-anak asli dan guru-guru asli yang memang menetap di situ,” pungkasnya.














Komentar ditutup.