Jayapura, Euforia.id | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terus memacu percepatan pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan tahun anggaran 2026.
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diinstruksikan mengoptimalkan sisa kegiatan serta menuntaskan administrasi pertanggungjawaban keuangan paling lambat 20 Desember 2026.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Papua, L. Christian Sohilait, menyampaikan bahwa evaluasi terakhir mencatat realisasi keuangan Pemprov Papua telah menyentuh angka 83 persen, sementara realisasi fisik mencapai 87 persen.
Capaian ini bakal terus didorong, terutama pada kegiatan yang bersumber dari APBD Perubahan.
”Yang masih tersisa itu ada di APBD Perubahan. Karena itu, saya sudah sampaikan, nanti saat mereka menerima DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) harus diteliti lagi. Kita berharap sebelum 20 Desember kegiatan masih bisa diselesaikan,” ujar Sohilait dinukil dari Papua.go.id.
Ia menegaskan pentingnya kecermatan tiap kepala OPD dalam mempelajari DPA agar program berjalan terarah dan tepat waktu.
Langkah tegas ini diambil demi menjamin seluruh perencanaan terealisasi sesuai tata kelola keuangan daerah, sekaligus mencegah timbulnya proyek mangkrak yang menyeberang ke tahun anggaran berikutnya.
Sohilait juga meminta adanya koordinasi intensif antarperangkat daerah. Jika ditemukan potensi kendala yang membuat proyek terancam molor, OPD terkait diimbau segera melapor kepada gubernur guna memperoleh tindakan cepat.
”Jangan sampai tahun anggaran selesai, ada kegiatan yang lompat ke tahun 2027. Waktu efektif kita hanya sekitar satu bulan sepuluh hari untuk menyelesaikan kegiatan APBD 2026,” pungkasnya.















Komentar ditutup.