Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Ekonomi

Pertamina Dorong Kemandirian UMKM Lewat Akses Pasar dan Pembinaan Berkelanjutan

badge-check

Pertamina Dorong Kemandirian UMKM Lewat Akses Pasar dan Pembinaan Berkelanjutan Perbesar

​Euforia.id | PT Pertamina (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program pembinaan menyeluruh.

Melalui permodalan, pelatihan, pendampingan, hingga akses pasar, program ini terbukti tidak hanya meningkatkan daya saing usaha, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi berantai bagi masyarakat luas.

​Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, dalam siaran pers Pertamina, menjelaskan bahwa tantangan utama yang kerap dihadapi pelaku UMKM adalah keterbatasan akses pasar.

Oleh karena itu, Pertamina konsisten menghadirkan fasilitasi promosi dan pameran agar produk lokal mampu menembus pasar yang lebih luas.

​”Dukungan berupa pelatihan, pendampingan, permodalan, dan akses pasar yang berkelanjutan menjadi bekal bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing, memperluas peluang usaha, dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ujar Baron.

​Dampak nyata program ini dirasakan oleh sejumlah UMKM binaan di berbagai daerah. Di Jawa Tengah, Retno selaku perintis usaha kerajinan kain blacu “Citra Blacu” sejak 2004, mengaku terbantu oleh program kemitraan Pertamina.

Bantuan pembiayaan tersebut memungkinkannya membangun workshop mandiri yang kini juga dimanfaatkan sebagai sarana pelatihan bagi puluhan pelajar dan warga sekitar.

​”Dari pinjaman itu saya bisa membangun workshop sendiri. Di sana juga bisa digunakan untuk pelatihan, bahkan pernah sampai 40 siswa ikut belajar,” ucap Retno.

​Kisah sukses serupa dicatatkan oleh Artistica Jewelry, produsen perhiasan asal Surabaya yang telah mengekspor produknya ke lebih dari 10 negara. Pendiri Artistica Jewelry, Stefanus, menyampaikan bahwa pendampingan Pertamina membantunya menembus pasar domestik melalui inovasi cincin pernikahan perak bagi konsumen Muslim.

Berkat bimbingan tersebut, usahanya berhasil menjadi produsen perhiasan pertama di Indonesia yang mengantongi sertifikasi halal dari BPJPH.

​”Berkat bimbingan Pertamina, kami berani masuk ke pasar wedding ring dan mengurus sertifikasi halal. Itu menjadi salah satu cara kami membangun kepercayaan konsumen di Indonesia,” kata Stefanus.

​Sementara itu di Lombok, Nusa Tenggara Barat, dukungan Pertamina menjadi angin segar bagi Lombok Mulya Craft yang sempat terdampak pandemi.

Bergabung sebagai UMKM binaan pada 2021, usaha kerajinan mutiara milik Mulyadi ini langsung dipercaya menjadi penyedia suvenir resmi ajang World Superbike (WSBK) di Sirkuit Pertamina Mandalika. Kontrak tersebut berhasil menghidupkan kembali aktivitas produksi dan perekonomian para perajin lokal.

​”Pesanan itu membuat kami kembali berproduksi. Dampaknya tidak hanya untuk usaha kami, tetapi juga bagi para perajin yang terlibat,” ungkap Mulyadi.

​Melalui berbagai inisiatif pembinaan ini, Pertamina berharap UMKM Indonesia dapat terus berkembang menjadi penggerak ekonomi yang tangguh, sekaligus memperluas lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Menyemai Masa Depan Petani Asli Papua dengan Inovasi Ramah Lingkungan

6 Nov 2026 - 19:52 WIB

Menyemai Masa Depan Petani Asli Papua dengan Inovasi Ramah Lingkungan

Electrifying Agriculture: Lahan Subur, Petani Papua Makmur

6 Nov 2026 - 17:28 WIB

Electrifying Agriculture: Lahan Subur, Petani Papua Makmur

Bank DBS Indonesia Dukung Transformasi Talenta Hadapi Pergeseran Kerja Berbasis AI

6 Nov 2026 - 10:03 WIB

Bank DBS Indonesia Dukung Transformasi Talenta Hadapi Pergeseran Kerja Berbasis AI

Pemprov Papua Jajaki Penyediaan Fasilitas Gudang Skouw untuk Pengusaha OAP

30 Okt 2026 - 19:51 WIB

Pemprov Papua Jajaki Penyediaan Fasilitas Gudang Skouw untuk Pengusaha OAP
Trending di Ekonomi