Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Nasional

Kemendikdasmen Gandeng 101 Kampus Percepat Pelatihan Bahasa Inggris Guru SD

badge-check

Kemendikdasmen Gandeng 101 Kampus Percepat Pelatihan Bahasa Inggris Guru SD Perbesar

Euforia.id | Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengambil langkah strategis dalam mempersiapkan pemberlakuan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di sekolah dasar mulai Tahun Ajaran 2027/2028.

Pemerintah resmi menggandeng 101 perguruan tinggi negeri dan swasta untuk mempercepat peningkatan kompetensi pedagogis dan kebahasaan para guru kelas di berbagai daerah.

Melalui program Pengembangan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI), kerja sama dengan perguruan tinggi penerima Bantuan Pemerintah ini ditargetkan menjangkau guru dari 58.482 sekolah di 19 provinsi, 227 kabupaten/kota, dan 2.717 kecamatan melalui 3.002 kelas pelatihan.

​Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan bahwa kesiapan guru menjadi faktor penting dalam pelaksanaan kebijakan yang berlandaskan Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 tersebut.

Pengajaran Bahasa Inggris yang dimulai dari kelas 3 sekolah dasar ini tidak ditempuh melalui rekrutmen tenaga pendidik baru. Pemerintah memilih untuk mengoptimalkan dan meningkatkan kemampuan tenaga pengajar yang sudah tersedia di satuan pendidikan masing-masing.

Menurutnya, aspek penting yang perlu dibangun pada diri seorang guru bukan sekadar penguasaan materi, melainkan juga keterampilan pedagogis serta kepercayaan diri yang kuat dalam menyampaikan pelajaran kepada anak-anak.

​“Kami tegaskan bahwa pembelajaran Bahasa Inggris untuk SD mulai kelas 3 ini tidak dengan menambah jumlah guru, tapi meng-upgrade kemampuan guru, terutama guru-guru kelas,” ujar Abdul Mu’ti dinukil dari siaran pers Kemendikdasmen.

​Ia menambahkan bahwa orientasi pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat sekolah dasar difokuskan pada pengenalan konsep dasar serta upaya menumbuhkan kecintaan murid terhadap bahasa asing tersebut, alih-alih menuntut anak-anak langsung mahir secara fasih.

Suasana kelas dirancang agar menyenangkan, interaktif, dan mampu meruntuhkan rasa canggung siswa sejak dini.

​“Yang penting semuanya gembira, fun, dan mereka berani serta percaya diri menggunakannya,” tuturnya.

​Dalam pelaksanaannya, program percepatan ini mengandalkan prinsip Perguruan Tinggi Mendatangi Lokus, di mana para akademisi dari kampus hadir langsung ke wilayah sasaran untuk memudahkan akses para guru di daerah.

Pelatihan intensif ini berlangsung selama 10 hari efektif dengan bobot 80 Jam Pelajaran (JP) yang memadukan 40 JP tatap muka dan 40 JP pembelajaran mandiri berbasis digital melalui Ruang GTK.

Materi yang diberikan mencakup penguatan kemampuan bahasa, teknik penyusunan perangkat pembelajaran, hingga simulasi praktik mengajar yang disesuaikan dengan karakteristik psikologis anak usia sekolah dasar.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pemerintah Pastikan Mutu Pelatihan Guru SD Lewat Pola Kolaborasi Kampus dan Daerah

7 Nov 2026 - 14:38 WIB

Pemerintah Pastikan Mutu Pelatihan Guru SD Lewat Pola Kolaborasi Kampus dan Daerah

11 Provinsi Masuk Daftar Peserta Porwanas 2027

7 Nov 2026 - 13:50 WIB

11 Provinsi Masuk Daftar Peserta Porwanas 2027

Bank DBS Indonesia Dukung Transformasi Talenta Hadapi Pergeseran Kerja Berbasis AI

6 Nov 2026 - 10:03 WIB

Bank DBS Indonesia Dukung Transformasi Talenta Hadapi Pergeseran Kerja Berbasis AI

Cerita Energi Terbarukan Menggerakkan Ekonomi Desa

4 Nov 2026 - 16:16 WIB

Cerita Energi Terbarukan Menggerakkan Ekonomi Desa
Trending di Nasional