Euforia.id | Sepak bola bagai sebuah drama yang kejam, tempat di mana batas antara pecundang dan pahlawan hanya dipisahkan oleh putaran waktu berdurasi 90 menit. Tak ada yang memahami polaritas ekstrem ini lebih baik daripada penyerang tim nasional Spanyol, Mikel Oyarzabal, sepanjang penampilannya di Piala Dunia 2026.
Hanya dalam kurun waktu beberapa pekan, pemain asal Real Sociedad ini bertransformasi dari pembuat rekor buruk menjadi penyelesai klinis di lini depan La Furia Roja.
Kisah Oyarzabal di Piala Dunia 2026 dimulai pada laga perdana babak penyisihan Grup H melawan tim kuda hitam Cape Verde. Oyarzabal tampil buntu, ia dipercaya turun sejak menit awal, namun mendadak “hilang” di atas rumput hijau.
Ia gagal melepaskan diri dari kawalan ketat bek lawan, dan tampak terisolasi dari strategi penguasaan bola khas Spanyol. Oyarzabal membukukan sebuah rekor baru di laga itu. Ia menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia sejak 60 tahun terakhir yang bermain tanpa menyentuh bola sepanjang 30 menit pertandingan.
Kritik tajam langsung menghujani ruang ganti Spanyol. Sejumlah media dan publik sepak bola mempertanyakan keputusan pelatih yang tetap memercayainya. Rekor buruknya itu membuatnya dijuluki sebagai “Manusia Gaib”. Wajar saja, mengingat Oyarzabal bukan penyerang yang mengoleksi banyak gol di kompetisi La Liga.
Namun, ia punya andil besar ketika Spanyol menjuarai Piala Eropa, dua tahun lalu. Ketiadaan generasi penyerang di Spanyol, membuatnya menjadi pilihan dalam taktik Luis De La Fuente.
Mentalitasnya mulai teruji, ia membungkam kritikan ketika Spanyol berhadapan dengan Arab Saudi di fase grup. Seolah ingin membayar 30 menit tanpa bola di laga perdana, ia bergerak dinamis menjemput bola, membuka ruang, dan puncaknya, melesakkan dua gol berkelas yang mengunci kemenangan Spanyol. Rekor minor melawan Cape Verde seketika menguap.
Oyarzabal kembali menegaskan statusnya sebagai protagonis di skuad Spanyol, pada babak 32 besar menghadapi Austria. Ia terlihat fasih memahami taktik De La Fuente. Pergerakannya liar di kotak penalti lawan.
Oyarzabal tampil sebagai kreator sekaligus eksekutor jitu. Skema serangan cepat dan penempatan posisi yang jenius membuatnya kembali membukukan dua gol tambahan. Spanyol menang mutlak 3-0 atas Austria, dan tiket babak 16 besar berhasil digenggam.
Dengan torehan total empat gol dari dua laga terakhir, Oyarzabal kini merangsek naik ke jajaran papan atas top skor Piala Dunia 2026, membuntuti nama-nama top seperti Kylian Mbappe, Lionel Messi, Harry Kane, Erling Haaland, dan Ousmane Dembele.
Penampilan Oyarzabal di Piala Dunia 2026 menegaskan bahwa reputasi seorang pemain tak bisa ditentukan dalam semalam. Jalan yang dilalui Spanyol memang masih panjang, namun satu hal yang pasti, tidak akan ada lagi bek lawan yang berani membiarkan si “Manusia Gaib” lepas tanpa kawalan.
















Komentar ditutup.